Memilih Ban Ertiga Yang Bagus

Suzuki Ertiga memiliki tingkat kenyamanan yang baik. Karenanya agar kenyamanan tetap terjaga pastikan Anda memilih ban Ertiga sesuai yang direkomendasikan.

Mobil-mobil MPV seperti Suzuki Ertiga dikenal lebih mengutamakan kenyamanan penumpang. Dari mesin yang bertenaga, desain interior yang lapang hingga fitur yang dimiliki. Namun bukan itu saja, pemilihan ban serta tekanan angin yang pas juga menjadi faktor penting yang tidak bisa dikesampingkan. Berikut yang perlu diperhatikan seputar ban Ertiga dan hal-hal yang berkaitan!

Ban Ertiga

ban mobil ertiga

Suzuki Ertiga merupakan produk andalan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang dirakit di kawasan kawasan industri GIIC Deltamas, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Sedangkan ban yang digunakan Dunlop Enasave berukuran 185/65 R15. Ban yang diproduksi PT Sumi Rubber Indonesia (Dunlop Indonesia) itu sekaligus menjadi Original Equipment Manufacturer (OEM) atau ban resmi Suzuki Ertiga, Ertiga Suzuki Sport, dan XL7.

Dalam situs resmi Dunlop Indonesia disebutkan Dunlop Enasave EC300+ masuk dalam kategori ban Eco yang mengedepankan kenyamanan, efisiensi bahan bakar, hingga usia pemakaian yang panjang. Ban ini direkomendasikan untuk kendaran ukuran sedang yang memakai ukuran ban OE.

Tidak hanya menjadi ban mobil Ertiga, Dunlop Enasave juga dipakai banyak model MPV dan SUV di tanah air. Seperti Toyota New Kijang Innova, Toyota New Sienta, Toyota New Rush, Toyota All New Raize, Honda All New BR-V, Honda New Mobilio, Daihatsu All New Terios, Daihatsu Rocky, Mitsubishi New Xpander, dan Mitsubishi New Xpander Cross.

Memilih Ban Ertiga

Memilih ban Ertiga yang pas pada saat penggantian sangat dianjurkan. Dan tentu saja Dunlop Enasave paling direkomendasikan karena telah menjadi ban OEM. Kualitasnya sudah pasti terjamin, baik oleh PT SIS maupun Dunlop Indonesia. 

Meskipun demikian, tidak ada larangan bagi pemilik Suzuki Ertiga untuk memilih ban merek lain, seperti Bridgestone, GT Radial, Goodyear, Hankook, Accelera, Achilles dan yang lain. Yang penting pilih ban dengan tipe-tipe serupa, yaitu ban Eco ukuran 185/65 R15.

Agar tak salah pilih, silahkan datang ke dealer resmi (authorized outlet) ban-ban di atas untuk mendapatkan rekomendasi ban yang sesuai. Baca juga Harga mobil Suzuki Ertiga bekas di Kami

Tekanan Ban Ertiga

ban suzuki ertiga

Seperti disebut di depan, tekanan ban jadi salah satu faktor penentu kenyamanan dan keselamatan berkendara. Tekanan ban Ertiga sendiri sudah direkomendasikan oleh pabrikan, yaitu sebagai berikut:

 

1 – 4 penumpang plus barang

5 – 7 penumpang plus barang

Tekanan ban depan

29 psi

32 psi

Tekanan ban belakang

29 psi

38 psi

Ukuran ban Ertiga di atas adalah ukuran standar. Petunjuknya ada di pilar pintu sisi kanan pengemudi dimana saat pintu dibuka akan langsung terlihat. Jangan sampai salah ukuran, baik kelebihan maupun kekurangan karena bisa berdampak kurang baik untuk kenyamanan dan keselamatan.

Baca juga: kelebihan dan kekurangan suzuki ertiga

Bahaya Tekanan Ban Yang Kurang

Sejumlah risiko mengancam saat tekanan ban mobil kurang dari yang disarankan. Ini karena beban kendaraan meningkat dan ban harus bekerja lebih keras saat mobil berjalan.

1. Boros bahan bakar

Kurangnya tekanan angin menyebabkan sebagian besar permukaan ban menapak ke aspal, termasuk bagian-bagian yang seharusnya tidak menapak. Akibatnya mesin harus bekerja lebih keras karena putaran ban lebih berat. Dan sudah pasti konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

2. Lebih mudah meletus

Lebih banyak permukaan ban yang menapak ke aspal membuat suhu ban lebih mudah panas. Selain itu efek ‘mentul-mentul’ dinding ban yang terus menerus bisa menyebabkan kawat baja dalam dinding ban putus. Kemungkinan ban meletus pun menjadi lebih besar dan risiko kecelakaan menjadi lebih tinggi.

3. Lebih sulit dikendalikan

Tekanan ban yang kurang membuat kendaraan mudah tergelincir dan lebih sulit dikendalikan. Terlebih jika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, kendaraan lebih mudah kehilangan kestabilan alias limbung.

Bahaya Tekanan Ban Yang Berlebihan

Jika tekanan ban yang kurang bisa berakibat kurang baik, tekanan ban yang berlebihan juga sama. Bisa berakibat kurang baik bahkan membahayakan.

1. Mengurangi kenyamanan

Selain fungsinya melajukan kendaraan dari satu tempat ke tempat lain, ban juga menjadi peredam getaran kendaraan dengan permukaan jalan. Saat tekanan ban berlebihan maka permukaan ban akan menonjol dan bagian yang menapak ke jalan menjadi lebih kecil. Dampaknya suspensi akan terasa lebih keras karena peredaman berkurang. kenyamanan penumpang juga berkurang, terutama saat melewati jalanan rusak, speed trap, atau polisi tidur.

2. Mudah tergelincir

Minimnya permukaan ban yang menapak ke aspal membuat daya cengkeram kurang maksimal dan meningkatkan potensi selip. Terlebih saat melewati genangan air banjir atau hujan, risiko aquaplaning dan tergelincir semakin besar. 

3. Cepat aus

Bagian tengah ban yang menapak ke jalan bakal lebih cepat aus hingga gundul. Jika terus dibiarkan akan berbahaya karena mengurangi daya cengkram saat pengereman.

Dampak lebih buruk dari tekanan ban yang kurang atau berlebihan adalah kecelakaan yang memakan korban. Mobil bisa saja terguling, terperosok, atau menabrak objek seperti kendaraan, pohon, properti, hewan, hingga manusia.

Mengecek Tekanan Ban Ertiga

Tekanan ban Ertiga harus selalu dipantau dan dicek secara rutin. Hal ini karena tekanan ban akan berubah seiring dengan pemakaian. Selain untuk meminimalisir dampak-dampak buruk di atas, juga untuk menjaga ban dalam kondisi terbaik.

Untuk pengecekan bisa dilakukan sendiri di rumah, di dealer ban, atau di bengkel resmi. Bahkan di tempat pengisian angin / Nitrogen di SPBU juga melayani pengecekan tekanan angin. Jika tekanan ban berkurang dari anjuran pabrik segera tambahkan dan jangan ditunda lagi.

Demikian ulasan seputar ban Suzuki Ertiga. Jika butuh penjelasan lebih detail silahkan datang ke bengkel resmi Suzuki, ke dealer resmi Dunlop, atau ke dealer resmi merek ban yang lain.

>>>  Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya di otomurah