Bahas Lengkap Aki Agya

Toyota Agya menjadi salah satu produk LCGC yang laris manis di pasaran karena serba ekonomis. Termasuk juga aki yang menjadi salah satu komponen penting untuk mobil tersebut.

Pada tahun 2013, pemerintah Indonesia merilis kebijakan LCGC (low cost green car) yang memudahkan konsumen keluarga muda untuk berpindah dari kendaraan roda dua (sepeda motor) menjadi kendaraan roda empat (mobil). Salah satu produk LCGC adalah Toyota Agya yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan  dan karakter konsumen segmen tersebut.

Secara mendasar, konsumen  LCGC menuntut kesiapan mobil untuk digunakan setiap saat dengan  beragam kondisi pemakaian. Hal itu berarti  kapan saja kunci kontak diputar,  mesin harus langsung hidup. Intinya, pemilik Toyota Agya membutuhkan “daily driven car” yang andal  dan hal itu berarti memerlukan dukungan aki yang prima.

 Ukuran Aki Mobil Agya

 Toyota Agya, produk LCGC yang ekonomis dalam semua aspek

Ukuran Aki Mobil Agya

Menyandang predikat mobil kelas LCGC, aspek ekonomis menjadi fokus utama. Itu sebabnya,  spesifikasi  aki mobil yang digunakan oleh Toyota Agya cukup memiliki kapasitas 32 Ampere sesuai dengan spesifikasi standar pabrik. Atau bisa juga memakai aki dengan kapasitas lebih besar semisal 35 Ampere setelah ganti baru atau karena penambahan aksesoris. 

Sebenarnya aki berkapasitas 32-35 Ampere sudah cukup untuk Toyota Agya, sebab   kebutuhan daya listriknya juga tergolong minimalis. Jadi kalau pemilik Toyota Agya menambahkan aksesoris  dengan kategori “normal”, sistem kelistrikan standar masih bisa mencukupi peningkatan kebutuhan. Kecuali pemasangan aksesoris “rakus” setrum listrik seperti sistem audio dengan subwoofer besar, lampu kabut, lampu depan aftermarket, tentu butuh aki berkapasitas lebih besar dan peningkatan sistem kelistrikan. Sebaiknya berkonsultasi dengan bengkel yang berkompeten tentang penambahan aksesoris versi aftermarket.

Ukuran Aki Mobil Agya 

Cukup dengan aki  32 Ampere karena kebutuhan daya listrik relatif sedikit

Pilihan Aki Mobil Toyota Agya

Secara umum ada empat macam aki mobil Toyota Agya yang dipasarkan oleh gerai-gerai khusus baterai atau toko suku cadang. Konsumen tinggal pilih sesuai anggaran dan kebutuhan.

  • Aki Basah (Konvensional)

Aki basah konvensional tersedia dengan pilihan aki saja atau aki plus air aki merah. Jadi konsumen bisa beli aki saja, lalu cari  air aki merah di toko lain  dan isikan sendiri di rumah. Memang lebih repot tapi bisa juga minta diisikan di toko. Harga paling terjangkau tapi butuh perawatan berkala agar usia pakainya maksimal.     

  • Aki Basah (Hybrid)

Setingkat di atas  aki basah konvensional adalah aki basah hybrid yang dilengkapi teknologi hybrid berupa bahan logam calcium sehingga semakin minim perawatan. Tingkat penguapan air aki lebih rendah dan interval pengisian ulang  air aki lebih lama. Salah satu ciri khas aki basah hybrid berupa indikator  kondisi kesehatan  aki.

  • Aki Maintenance Free

Disebut baterai MF (maintenance free) karena bahan calcium dan teknologi resirkulasi penguapan membuat aki jenis ini bebas perawatan. Jadi tidak butuh pengecekan dan penambahan air aki secara teratur,  interval perawatan lebih lama antara 6-12 bulan. O iya, pengecekan dan penambahan air aki untuk aki MF sebaiknya dilakukan oleh bengkel yang berkompeten. 

  • Aki Calcium

Menggunakan bahan calcium untuk semua sel, aki jenis ini menawarkan kinerja  Ampere & CCA yang lebih besar serta usia pakai lebih lama dan 100% bebas perawatan. Selama usia pakai, pemilik mobil  hanya perlu mengecek kondisi eksternal aki. Sisanya serahkan kepada bengkel berkompeten. Jika lemah atau soak, jangan di-charge, langsung saja ganti baru. 

Umur Aki  Mobil Toyota Agya

Secara umum, usia aki mobil Toyota Agya rata-rata berkisar 1-3 tahun. Usia pakai aki bisa lebih pendek dari setahun dan juga bisa lebih lama dari tiga tahun. Walaupun jarang ditemui usia pakai aki yang lebih panjang daripada tiga tahun. Dari sisi teknis, terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi  usia pakai aki, yaitu pemakaian dan perawatan.

Bicara segi pemakaian, mobil yang lebih banyak tidur di garasi atau dipakai untuk jarak relatif pendek atau dipakai setiap hari dengan jarak tempuh jauh, cenderung membuat usia pakai aki lebih pendek. Penyebabnya, setrum listrik aki lebih banyak yang keluar  dan minim pengisian. Sebaliknya, kondisi pemakaian yang ekstrem mempercepat kerusakan komponen internal aki. Begitu pula jika  lalai dengan perawatan, sulit untuk mencapai usia pakai aki yang lebih lama.

Merek Aki Mobil Toyota Agya

Saat keluar dari pabrik, bisa dipastikan  mobil Agya dilengkapi dengan aki basah GS produksi grup Astra yang menjadi salah satu vendor komponen untuk Toyota. Dalam kondisi standar dan tidak ada penambahan aksesoris versi aftermarket,  spesifikasi teknis aki bawaan pabrik untuk Toyota Agya mempunyai kapasitas 32 Ampere.  

Jika nanti butuh aki baru pengganti aki lama, banyak tersedia pilihan baterai dengan aneka  harga, kapasitas, merek hingga  spesifikasi. Untuk spesifikasi dan kapasitas, sudah ada standar yang berlaku umum, jadi tinggal  fokus pada aspek  harga dan merek. Bisa memilih  merek aki populer seperti GS, Yuasa, G-Force, Rocket, Incoe, Global, Delkor, Massiv dan Furukawa. Secara umum, aki dengan populasi tinggi  adalah merk GS, Yuasa, G-Force, dan Incoe  karena  alasan kualitas produk yang bagus dan  harganya kompetitif.

Ukuran Aki Mobil Agya

Banyak pilihan aki sesuai dengan harga dan merek

Daftar Harga Aki Mobil Toyota Agya

Aki

Harga

GS Astra 32 Ah 12 V

Rp 859.000

GS Astra 35 Ah 12 V

Rp 918.000

GS Astra 35 Ah 12 V

Rp 918.000

Yuasa MF 32 Ah 12 V    

Rp 850.000

Bosch 35 Ah 12 V

Rp 600.000

Bosch MF 35 Ah 12 V

Rp 750.000

Toko Aki Mobil

Jika ingin praktis, belilah aki di bengkel resmi atau toko  khusus aki. Kalau membeli aki di bengkel resmi, pilihan terbatas karena sudah disesuaikan dengan jenis mobilnya. Sebagai contoh, mobil Toyota Agya pakai aki standar  GS Astra. Untuk pilihan lain silakan berkunjung ke  toko spesialis aki yang menjual beragam merek baterai dengan rentang harga lebih beragam. 

Karena aki menjadi komponen penting bagi kendaraan, belilah baterai hanya di toko yang berkompeten dan terjamin mutu  produk serta layanan. Jangan pernah membeli aki rekondisi alias aki baru tapi bekas karena harganya lebih murah. Begitu juga jangan pernah membeli aki kering rekondisi. Umumnya, toko aki memiliki program  layanan tambahan seperti bongkar pasang aki lama dengan baru. Ada lagi layanan tukar tambah sehingga aki bekas mobil Anda langsung ditampung oleh toko yang bersangkutan.

Biasakan meminta jaminan garansi dari toko  

Biasakan meminta jaminan garansi dari toko

Kesimpulan aki mobil Agya

Setelah membeli  aki baru, minta jaminan garansi (12 bulan). Lebih baik membayar harga aki baru yang lebih mahal tapi dapat  jaminan garansi. 

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya di otomurahKesimpulan